Kamis, 05 Desember 2013

PROFIL ALAT MUSIK SAPE DAYAK KAYAAN KAPUAS HULU

Alat Musik Sape
Sape adalah alat musik petik tradisional suku Dayak di pulau Kalimantan. Di kalimantan sendiri Ada banyak sebutan nama untuk alat musik ini, ada yang menyebutnya Sampek, Sampe, Sambi, dll, sedangkan Sape adalah sebutan dari suku dayak Kayaan di Mendalam Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu. Tidak hanya sebutannya saja yang berbeda-beda, bentuk alat musik ini di masing-masing daerah pun serupa tapi tak sama. Tetapi ini saya nilai sebagai hal yang wajar mengingat perkembangan  alat musik ini disetiap daerah berbeda-beda, ditambah lagi alat musik ini tidak mempunyai setandarisasi seperti alat musik Gitar yang sudah jelas setandar pembuatannya mulai dari Standar bentuk, nada dll.

Kali ini saya akan memfokuskan pembahasan mengenai alat musik sape yang ada didaerah saya yaitu di Mandalam Kabupaten Kapuas Hulu. Alat musik Sape ini terbuat dari kayu utuh tampa sambungan, berbentuk seperti perahu dan dihiasi ukiran-ukiran khas suku Dayak seperti Takang (Binatang), Aso Wang (Kepala), Pakok dll. Bagian Kuhung atau kepalanya berbentuk Nabau atau Burung Enggang. 

Alat musik sape ini umumnya bersenar 2, 3, atau pun 4. lasar atau Fretnya terbuat dari rotan yang dilekatkan menggunakan sarang kelulut (lebah kecil) sebagai lem. Mengapa harus sarang kelulut?, ini menurut saya adalah salah satu keunikan alat musik ini, karna denga lem sarang kelulut fret sape bisa dipindah sesuai dengan tangga nada lagu yang akan dimainkan. fret sape cuma ada di senar paling bawah yang berfungsi sebagai penentu nada. 
Tuning nada senar sape yaitu senar 1 bernada Do, Senar 2 bernada Do, Senar 3 bernada Sol. jika memakai 4 senar seperti sape yang saya punya, senar 4 bisa bernada Mi. Sape dimainkan dengan cara dipetik, pada umumnya dipetik mengunakan ibu jari, namun ada juga pemain sape yang memetik menggunakan telunjuk atau bantuan pick. Cara menekan senar sape berbeda dengan gitar. menekan senar sape ibu jari tidak menyentuh bodi sape. jari yang digunakan untuk menekan pun cuma 3 jari yaitu jari telunjuk, tengah dan jari manis. Untuk teknik permainan sape sangat banyak menggunakan teknik slur, hampir setiap nada yang ditekan mengunakan teknik slur yang dikombinasikan dengan teknik slide. 

Untuk tangga nada yang digunakan alat nusik sape pada umumnya yaitu :
C=Do  : C  D  E  G  A    namun ada juga yang menambahkan nada F untuk memperkaya nadanya. Fret Sape juga bisa digeser sesuai kebutuhan lagu yang akan dimainkan, seperti pada lagu Saga Leto yang menggunakan nada A#, yaitu dengan menggeser fret nada A menjadi A#.

Masih banyak lagi keunikan dari alat musik ini yang tidak bisa saya paparkan secara menyeluruh. Mungkin informasi lebih lanjut akan saya bahas lagi di tulisan saya yang berikutnya.

9 komentar:

  1. aog izal ,,promo email dik y hahahahha

    BalasHapus
  2. Harga sape daerah abang berapa biasanya, bisa di kirim ke Bali gak?

    BalasHapus
  3. Bos. Braoa jarak fret sape. Dari fret 1 ke fret dua sampai ke fret 23.

    BalasHapus
  4. Senar nomer berapa-berapa ya yang digunakan untuk sape ???

    BalasHapus